Malaikat Menawarkan Kedudukan Raja Kepada RASULULLAH SAW


Menurut Ibnu Taimiyah dalam kitabnya "Al-Furqan Baina Aulia ir Rahman wa Auliais syaitan", mengatakan bahawa para Nabi itu juga dapat dibahagi kepada dua golongan; pertama "Hamba Rasul" dan kedua "Nabi Raja". Kemudian ALLAH SWT membolehkan RASULULLAH SAW untuk memilih diantara dua golongan tersebut. Maka RASULULLAH SAW memilih untuk menjadi Hamba Rasul.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, "JIBRIL AS dudukdisamping RASULULLAH SAW melihat ke langit, maka ketika itu seorang malaikat turun. JIBRIL AS berkata, "Bahawa malaikat ini tidak pernah turun sejak diciptakan makhluk. Ketika ia telah turun lalu berkata, "Ya RASULULLAH SAW, aku telah diutuskan oleh Tuhanmu kepadamu dan ALLAH SWT berkata menjadikanmu "Nabi Raja" atau "Hamba Rasul". Kemudian JIBRIL AS berkata, "Ya RASULULLAH SAW, tawadhuklah kepada ALLAH SWT!". Maka RASULULLAH SAW menjawab, "Ya, saya 'Hamba Rasul'".

Ada jua seorang Nabi dan langsung menjadi raja seperti Nabi SULAIMAN AS, Nabi DAUD AS dan lain-lain. Nabi Raja mengerjakan apa yang diwajibkan oleh ALLAH SWT kepadanya dan tidak melakukan apa yang diharamkanNYA. Ia menjalankan pemerintahan atau kerajaannya dan membelanjakan harta negara terhadap hal-hal yang dicintai dan diredhai oleh ALLAH SWT. Mereka menghindari dari sesuatu ayng dapat menimbulkan dosa.

Adapun "Hamba Rasul" tidak memberikan sesuatu kepada seseorang kecuali dengan perintah ALLAH SWT. Ia tidak memberikan kepada siapa yang dikehendakinya dan tidak menghalangi kepada siapa yang dikehendakinya, dia hanya memberi dan menghalangi atas perintah ALLAH SWT. Ia menjalankan kewalian atas perintah ALLAH SWT, oleh sebab itu segala amal perbuatannya adalah ibadah.

Dalam Sahih Bukhari dari Abu Hurairah dinyatakan RASULULLAH SAW bersabda yang bermaksud:

"Sesungguhnya aku demi ALLAH SWT, aku tidak memberi dan tidak menolak seseorang pun hanya pembagi yang mengerjakan atas perintah ALLAH SWT dan kerana itulah ALLAH SWT menyandarkan harta benda syariat itu kepada ALLAH dan RASUL."

Wallahu'alam bissawab.

Hamba Allah
Berpegang Pada Tali Yang SATU

No comments:

Post a Comment